LANGKAT SUMUT | KJBNUSANTARA - Program Pengaplikasian Pengurai Tanah Mikroba PA 063 Garuda 02, dari Pembina ASGAS RI, Ramlan Samsuri, mulai dirasakan oleh masyarakat. Kali ini sedang di coba oleh masyarakat Langkat di Sumatra Utara
Pengaplikasian dilaksanakan, Senin. 18 September 2023, sekitar pukul 13.15 Wib, oleh tim ASGAS RI, melalui Kasgaswil, Tim G-02 melakukan pengaplikasian pengurai tanah Mikroba PA 063 Garuda 02 di lahan pertanian kebun durian milik, Khairul di Desa Empus Kecamatan Bahorok kabupaten Langkat Sumatera Utara..
Demikian dikatakan tim ASGAS RI melalui Kagaswil Kabupaten Langkat Sumatera Utara, Erwinsyah Bangun didampingi Zulfrijal Halim Butar Butar, Senin, (18/9) di Sekretariat ASGAS RI di Langkat.
Tambah dia,pengaplikasian pertama di lahan seluas 2 hektar dengan kapasitas jumlah tanaman durian sebanyak 180 batang, dan aplikasikan percobaan untuk 6 batang durian.
Informasi dari pemilik lahan, Khairul, bahwa akar batang sudah ter kena kangker akar, yang mengakibatkan." Ini uji coba. yang hasilnya akan kita lihat kedepan" tegasnya.
Kondisi terkini, diantaranya
1.Daun menguning
2.Daun berguguran
3.Batang kerdil / lambat pertumbuhan nya
4.Sepanjang batang berwarna ke hijauan seperti lumut.
5.Daun berlubang seperti di makan hama ulat.
Khairul saat dikonfirmasi mengatakan, pengaplikasian pertama ini di harap bisa mencegah dari hama penyakit ungkapnya
Kita lihat hasil pengaplikasian pertama di 12 hari ke depan. Semoga mendapat hasil yang baik. Kalau melihat sementara, dirinya optimis akan berhasil dengan Mikroba PA 63 , karena dibeberapa daerah berhasil dengan baik.
Program Maha Karya Nusantara, ini merupakan program kemandirian pangan nasional, yang telah berhasil dibeberapa wilayah di Indonesia, melalui Panen Raya, salah satunya di Roka, Kecamatan Beli. Kabupaten Bima Provinsi Nusatenggara Barat.
Nama Ramlan Samsuri, di beberapa daerah di provinsi sudah tidak asing karena karya nyatanya . Mudah mudahan, di Sumatra Utara, keberhasilan kemandirian pangan mengikuti keberhasilan seperti di daerah lain seperti di Nusantara Barat.
( Kang Aha / Red)